Penemuan Aktif Kasus TBC di Desa Wonorejo
Penemuan Aktif Kasus TBC di Desa Wonorejo
Active Case Finding (ACF) atau penemuan aktif kasus Tuberkulosis (TBC) dilaksanakan kembali di Balai Desa Wonorejo Kecamatan Karanganyar pada Jum'at, 28 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk deteksi dini dan penemuan aktif kasus TBC dengan sasaran minimal 100 orang. Penyakit TBC merupakan penyakit infeksi menular serius yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Tim Puskesmas Karanganyar terdiri dr. Nurdiyanah; Lestari Puji Handayani, A.Md.Kep; Eni Purwaningsih, A.Md.Kep; Atik Kurniawati, A.Md.Keb; Pipit Dwi Wahyudianti, AMK; Sindhi Bela Indika, S.KM; Retno Astuti, S.K.M.; Bambang Hermanto, serta hadir pula Kader Mentari Sehat Indonesia (MSI). Kegiatan ini terdiri dari edukasi TBC oleh dr. Nurdiyanah, pengukuran (berat badan, tinggi badan, tekanan darah), skrining, serta lab sederhana. Sebelumnya, para peserta mengikuti senam kebugaran dalam rangkaian kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Wonorejo. Oyong Tri Saputra selaku Kepala Desa Wonorejo menyampaikan bahwa kegiatan Germas ini sudah berlangsung sejak tahun 2023 dan semoga tetap terselenggara secara rutin di masa mendatang. Selain itu, tim Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen turut hadir untuk meninjau pelaksanaan kegiatan. ACF masih akan terus dilakukan ke 3 desa lainnya di wilayah kerja Puskesmas Karanganyar
